Ini Dia Celana Olahraga dari Bra「Baccarat odds」nd Mewah yang Dianggap Rasis

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan baccarat

MembelBaccaBaccaBaccarat oddsrat oddsrat oddsa diri, Balenciaga mengatakan rumah modenya terBaccarat oddsSebut kerap menggabungkan potongan pakaian menjadi satu. 

Ini bukan pertama kalinya Balenciaga tersandung masalah rasisme. 

Banyak warganet yang mengecam Balenciaga atas produknya yang dianggap rasis.

Walau aturan ini telah dicabut, menurut American Civil Liberties Union, mendorong terjadinya kriminalisasi ras.

Baca Juga: Bukan Hanya Tas, Louis Vuitton hingga Hermès Juga Luncurkan Skateboard

Peraturan ini pun dikecam karena dianggap mendiskriminasikan warga kulit hitam secara tidak adil dan mengekang kebebasan berpakaian serta berekspresi. 

Menanggapi perdebatan tersebut, seorang profesor Studi Africana di California State University, Marquita Gammage, kepada CNN mengatakan bahwa apropriasi budaya telah menempel erat pada celana tersebut. 

Kendati demikian, pada tahun 2000-an, beberapa negara bagian di Amerika Serikat mengeluarkan undang-undang yang melarang warganya untuk mengenakan celana dengan gaya tersebut.

Pro dan Kontra

Gaya ini memang identik dengan gaya warga kulit hitam yang sempat dipopulerkan oleh musisi-musisi hip-hop. 

Ini pun memicu reaksi di media sosial Cina yang mendukung boikot terhadap Balenciaga dengan tagar #BoycottBalenciagaDiscriminatesAgainstChinese, yang setidaknya sudah dilihat sebanyak 29 juta kali.(*)

Celana Balenciaga ini pun mengusik komunitas warga kulit hitam mengingat tren mengenakan celana kedodoran atau sagging pants tersebut pernah dipopulerkan oleh artis-artis hip-hop pada tahun 90-an.

"Namun perusahaan seperti Balenciaga berusaha mengkapitalisasi gaya dan budaya kulit hitam, sementara (mereka) gagal melawan rasisme sistematis yang mengkriminalisasi orang kulit hitam dan tren pakaian hitam," tambah Gammage lagi. 

"Celana The Trompe L'Oeil ini adalah perpanjangan dari visi itu," tambahnya seperti melansir dari BBC.

Parapuan.co - Rumah mode mewah Balenciaga sedang jadi bulan-bulanan warganet karena salah satu produknya yang dianggap rasis. 

Kini, beberapa aturan tersebut telah dicabut, misalnya seperti di Shreveport, Louisiana.

Melansir dari BBC, celana olahraga Balenciaga seharga 1.190 dolar AS (setara 16.5 juta Rupiah) ini dianggap telah menghina budaya orang kulit hitam. 

Pada tahun 2018, rumah mode asal Spanyol ini meminta maaf setelah sebuah video diunggah di media sosial yang menunjukkan seorang pelanggan asal Cina diserang di toko Balenciaga di Paris, Perancis. 

Yaitu celana The Trompe L'Oeil yang menampilkan sepasang celana boxer built-in yang mengintip dari ikat pinggang.

Baca Juga: Dibenci Sekaligus Dicinta, Ini Sejarah Sepatu Crocs yang Fenomenal

Salah satunya adalah jeans berlapis di atas celana olahraga dan kemeja kancing berlapis di atas t-shirt, seperti yang disampaikan oleh Ludivine Pont, Chief Marketing Officer Balenciaga. 

"Sagging attire (pakaian kendur atau kedodoran) telah menjadi konsekuensi bagi orang Afrika-Amerika," ujarnya.

Yaitu polisi yang menggunakan dalih 'celana kedodoran' untuk menargetkan, mencari dan memenjarakan orang kulit hitam.

Kendati demikian tak jarang pengguna media sosial lainnya yang menganggap desain celana tersebut tidaklah rasis, karena menurut sebagian orang gaya ini adalah hal yang sangat umum di tahun 90-an, karena kerap dikenakan oleh para petinju.