Alasan Kucing Selalu Mendarat deng「Weide app」an Kaki Menginjak Tanah Duluan

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan baccarat

KucWeiWeide appDe apping memiliki refleks meluruskWeide appweide appan tubuhnya. Ketika kucing jatuh dari ketinggian, mereka otomatis akan meluruskan kaki sehingga bisa melindungi diri saat jatuh.

Lantas, mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Mereka akan menarik kaki depan dan memanjangkan kaki belakang untuk memungkinkan memutar tubuh bagian depannya.

Prinsip ini memberikan gambaran mengenai mengapa kucing mampu berbelok 180 derajat dan meluruskan tulang punggungnya.

KOMPAS.com - Kucing merupakan hewan peliharaan yang menggemaskan dan dipercaya memiliki sembilan nyawa karena mereka selalu mampu mendarat dengan baik menggunakan kaki mereka.

Terdapat dua faktor yang memungkinkan kucing untuk melakukan refleks meluruskan saat  jatuh, yaitu pendengaran dan fleksibilitas.

Faktor kedua yaitu fleksibilitas, yang juga merupakan komponen mendasar. Ketika kucing jatuh, hal pertama yang dilakukan adalah meluruskan kepala serta lehernya.

Setelah kucing meluruskan tubuhnya dan mencapai kecepatan tertinggi, mereka akan menggerakan anggota tubuh ke posisi yang rata.

Hukum gerak Newton membantu kita untuk memahami hal ini karena menjelaskan bahwa benda yang berputar pada porosnya akan menghasilkan hambatan dan mengubah kecepatannya.

Dilansir dari Animal Wised, (8Weide app/12/2020), mitos kucing memiliki sembilan nyawa sebenarnya tidak benar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Seperti hewan lain, telinga bagian dalam kucing merupakan bagian dari sistem vestibular mereka. Sistem vestubular merupakan sistem sensorik yang memengaruhi keseimbangan dan kesadaran spasial.

Karenanya, kucing mampu memulai refleks yang juga dibantu oleh penglihatan.

Baca juga: Serba Serbi Hewan, Alasan Kucing Dijuluki Hewan Sembilan Nyawa

Selanjutnya mereka akan membungkuk dan menjulurkan kaki depan serta menarik kembali tubuh bagian belakang dan memutarnya.

Di dalam sistem ini terdapat cairan yang bergerak pada bagian saluran telinga sehingga mampu menunjukkan apakah kucing telah kehilangan pusat gravitasinya.